Belajar dan menghafal al-Quran sendiri, mungkinkah?

belajar dan menghafal Al-Qur’an adalah pekerjaan yang sangat mudah. karena memang ada jaminan dari Allah SWT akan hal itu. kita bisa lihat dalam Al-Qur’an surat Al-Qamar, surat ke 54 ayat 17, 22, 32 dan 40.
“Sungguh telah kami mudahkan Al-Qur’an itu untuk diingat, maka apakah ada orang yang mengambil pelajaran?”.

Ayat ini berulangan sampai empat kali, ini adalah sebagai penegasan dari Allah SWT bahwa Al-Qur’an mudah dipelajari, difahami, dihafal bahkan Al-Qur’an mudah diamalkan.

Di zaman modern ini banyak cara untuk bisa mempelajari Al-Qur’an,baik melalui CD, kaset  dan lain sebagainya. Dengan demikian tidak ada lagi alasan bagi kita untuk tidak belajar AlQur’an. jadi bapak bisa mendengarkan kemudian mengikuti bacaan dari kaset atau CD tersebut. Bapak juga harus pandai-pandai memanfaatkan waktu luang dengan mendegarkan salah satu tilawah seorang syaikh terkenal. Saat berangkat juga bisa dimanfaatkan untuk mendengarkan tilawah tersebut. Lakukan itu secara berulang-ulang, insya Allah, sedikit demi sedikit bapak akan mampu, namun usaha ini barang tentu hasilnya sangat berbeda dengan orang yang belajar dengan bimbingan seorang guru.

Maka yang harus kita fahami bersama, bahwa belajar Al-Qur’an yang benar adalah harus dengan guru yang mengajari dan membimbingnya. karena dengan demikian dia dapat memperbaikinya bilamana sang murid keliru dalam  membaca dan melafazhkan ayat-ayat Al-Qur’an. Karena dengan talaqqi dan musyafaha (menerima pelajaran dengan berhadapan langsung) kepada guru inilah cara yang paling benar. Sebagaimana para Ahlul Qur’an bertalaqqi langsung kepada gurunya, gurungya bertalaqqi kepada gurunya lagi sampai kepada para qari’ dari kalangan Tabi’in, kemudian mereka bertalaqqi kepada qari’ dari kalangan Shahabat RA, kemudian mereka bertalaqqi langsung kepada Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bertalaqqi kepada Malaikat Jibril dan malaikat jibril  menerima Al-Qur’an dari Allah SWT.

Bila tidak mengganggu konsentrasi bapak dalam bekerja di kantor, bisa saja bapak memanfaatkan sarana teknologi yang ada yang saya sebutkan tadi di atas. Tapi ini semua hanyalah sebagai sarana penunjang bapak dalam belajar Al-Qur’an. Sekali lagi bahwa belajar Al-Qur’an pada hakikatnya harus dengan guru, dan tidak boleh tidak.

Sedikit saran dari saya agar bapak mengumpulkan teman-teman sekantor untuk sama-sama berkomitmen dalam mengahafal Al-Qur’an, kemudian memanggil seorang guru yang bisa datang ke kantor untuk mengajarkan cara membaca dan menghafalkan Al-Qur’an walaupun hanya satu pekan sekali. ini akan lebih baik dari pada belajar Al-Qur’an sama sekali tidak dengan bimbingan guru. kalau ini bisa berlangsung secara kontiniu, insya Allah maka bapak bisa melihat hasilnya sendiri nanti.

Mohon maaf untuk sementara waktu kami belum mendapatkan informasi tentang lembaga yang mengajarkan untuk menghafal A-Qur’an di daerah Meruya.

Wallahu ‘alam bishshawab

download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.