Mendatangi Saudara Yang Natalan, Bolehkah?

alhikmah.ac.id – Islam dengan ajarannya yang mulia memerintahkan kita untuk senatiasa berbuat baik kepada kedua orang tua.

Allah SWT berfirman:

“وقضى ربك ألا تعبدوا إلا إياه وبالوالدين إحسانا…”.

“Dan Tuhanmu telah perintahkan, supaya engkau tidak menyembah melainkan kepadaNya semata-mata, dan hendaklah engkau berbuat baik kepada ibu bapak…”. (Q.S: Al-Isra’: 23)

Melaksanakan perintah keduanya bila perintah tersebut dalam ketaatan kepada Allah dan dalam hal mubah atau dibolehkan. Berbakti dan menghormati mereka walau pun berbeda agama tetap harus dijaga, sebatas tidak berkaitan dengan akidah. Bakti kepada kedua orang tua diantaranya dengan mengunjuginya dan merawatnya.

Namun untuk datang atau berkunjung bisa dilakukan di luar perayaan yang berkaitan dengan agama mereka, seperti perayaan natal ini. Anda bisa mengunjungi saudara atau keluarga bahkan orang tua anda di luar hari atau dalam rangka perayaan natal tersebut. Tentu anda harus menjelaskan dengan baik bahwa ini sudah berkaitan dengan masalah aqidah atau keyakinan, karena Islam melarang kita menghadiri perayaan hari raya agama lain.

Mengantar adik ke gereja

Mengantarkan adik ke gereja atau siapa pun untuk menghadiri kegiatan yang terdapat di dalamnya kemunkaran, kemusyrikan atau kekafiran haram hukumnya, karena ini sudah masuk dalam rangka saling tolong menolong dalam perbuatan dosa yang dilarang Islam.

Allah SWT berfirman:

“… وتعاونوا على البر والتقوى ولا تعاونوا على الإثم والعدوان…”.

“…dan saling tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa dan janganlah kalian saling tolong menolong dalam dosa dan permusuhan…”. (QS. Al-Maidah: 2)

Kebetulan ini adalah adik anda dan apa lagi diminta orang tua, anda harus bisa menjelaskannya dengan baik dan tutur kata yang lembut, bahwa ini sudah masuk ruang aqidah, jadi tidak bisa dipenuhi. namun kalau untuk urusan lain, misalnya untuk kuliah dan sejenisnya ini diperbolehkan.

Tunjukan bakti kita kepada orang tua anda selagi tidak berbenturan dengan urusan aqidah dan menyalahi syariah. Jangan pernah bosan untuk berdoa dan mendakwai mereka agar bisa ‘kembali’ ke pangkuan Islam.

Demikian semoga Allah SWT senantiasa meneguhkan iman kita hingga ajal menjemput dan memberikan hidayah dan taufiknya kepada orang-orang yang kita cintai, amin. Wallahul Musta’an

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.