Syeikh Dr. Sholeh Fauzan: Saling Membid’ahkan Hanya Mengundang Perpecahan

alhikmah.ac.id – Syeikh Dr. Sholeh Fauzan al Fauzan ditanya tentang hukum bermazhab dengan salah satu dari empat imam mazhab; Abu Hanifah, Malik, Syafi’i dan Ahmad, maka beliau menegaskan bahwa mereka adalah imam sunnah yang diikuti.

“Sungguh. Hanya saja di antara mereka terdapat perbedaan pendapat di beberapa masalah furu’iyah. Bila salah seorang di antara mereka mengambil pendapat yang rojih benar dengan dalilnya maka itu kebaikan yang diikuti,” terang Syeikh al Fauzan.

Hal tersebut disampaikan di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Islam Madinah (UIM) yang berasal dari seluruh dunia di aula utama al Malik Saud kampus UIM, Senin (17/02/2014) kemarin.

Acara yang dipandu langsung oleh rektor UIM Prof. Dr. Abdurrahman as Sanad tersebut merupakan rangkaian acara kunjungan resmi Syeikh al Fauzan ke Kota Suci al Madinah al Munawwarah.

“Keempat imam mazhab kita adalah ulama mujtahid, bagi mereka pahala ijtihad,” lanjut Syeikh yang juga anggota Majelis Ulama Besar Arab Saudi ini.

Disinggung tentang celaan yang sering kali menimpa kaum Muslimin yang berpegang teguh pada agamanya, Syeikh al Fauzan berpesan untuk meneguhkan hati di jalan kebenaran yang memang selalu mendapat ujian.

“Kalau kita menginginkan pujian dari manusia karena kita berpegang teguh pada ajaran Allah, maka mulai sekarang buang keinginan tersebut. Hendaklah yang kita harapkan adalah keridhoan Allah semata, maka bersabarlah dan mintalah ganjaran yang baik dari-Nya,” demikian kata anggota Badan Penelitian dan Fatwa Arab Saudi ini.

Memberi Tausiah di Masjid Nabawi

Selain mengisi muhadharah di kampus Universitas Islam Madinah, Syeikh Dr. Sholeh al Fauzan juga memberi tausiah di Masjid Nabawi di hadapan kaum Muslimin yang berdatangan dari penjuru dunia untuk berziarah dan melaksanakan ibadah Umroh.

Sebelumnya, Syeikh Sholeh juga mengingatkan para penuntut ilmu agar tidak bersifat ta’assub (fanatik) terhadap golongan, mazhab, larangan saling membid’ahkan yang hanya mengundang perpecahan.

Tausiah diadakan setiap selesai sholat Subuh selama dua hari, terhitung kemarin hingga hari Selasa (18/02/2014) ini.

Menurut rencana, Syeikh Fauzan akan kembali mengadakan pertemuan dengan keluarga besar UIM di aula utama pada pukul 11.00 waktu Madinah dan dilanjutkan dengan sholat Dhuhur berjamaah di masjid Bin Baaz kampus UIM, kemudian rangkaian acara diakhiri dengan tausiah penutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.